Selasa, 22 Mei 2012

Ketentuan Gladi Jasmani KYD 2012


Pada Gladi Jasmani “KaPal Youth Day 2012” ada 5 cabang olahraga yang akan dipertandingkan, yaitu futsal putra, futsal putri, bola voli putra, bola voli putri, dan bulutangkis beregu.

Waktu Pelaksanaan

·         Technical Meeting: 19-20 Mei 2012.
·         Registrasi nama anggota regu/ tim: selambat-lambatnya saat akhir registrasi tanggal 26 Juni 2012, pukul 14.00
·         Babak Penyisihan (4 pertandingan) dan  Semifinal (2 pertandingan): hari ke-2 (27/6) pk. 13.30-17.30 WIB
·         Babak Final perebutan juara 3-4 dan Juara 1-2 (2 pertandingan): hari ke-3 (28/6) pk. 14.00-17.00 WIB.
·         Pengumuman dan penyerahan hadiah pada hari ke-4 setelah Misa Penutupan KYD 2012

Lokasi Pertandingan

1.       Tempat Pertandingan Bulutangkis adalah  2 Lapangan Bulutangkis Gedung Yoseph STT Musi dan Gedung Yuliana STIE Musi
2.       Tempat Pertandingan Futsal adalah  2 Lapangan Futsal di Kompleks SMA Xaverius 1 & 4 Palembang
3.       Tempat Pertandingan Bola Voli adalah   2 Lapangan Voli SMA Xaverius 1 & 4 Palembang .

Ketentuan Umum:

1.       Technical Meeting diikuti perwakilan regu, akan memuat penjelasan singkat tentang peraturan pertandingan dan undian penentuan lawan tanding.
2.       Hasil undian menentukan penempatan utusan pemain dari masing-masing distrik ke dalam skema pertandingan yang telah dibuat oleh panitia. Hasil undian bersifat mutlak dan tidak dilakukan pengulangan undian
3.       Setelah batas waktu pendaftaran ulang/ registrasi, nama-nama dan pasangan pemain yang telah diterima panitia tidak boleh diubah, kecuali disertai alasan yang bisa diterima oleh seluruh peserta lainnya
4.       Pemain membawa perlengkapan pertandingan. Panitia hanya menyediakan lapangan, bola, shuttlecock, dan net.
5.  Dalam 1 regu/ tim, peserta diwajibkan menggunakan seragam olahraga dan sepatu olahraga sesuai jenis pertandingannya.
6.       Tiap pertandingan dilakukan di lapangan dan pada waktu yang telah ditentukan sebelumnya.
7.       Dilarang menggunakan pemain diluar pemain tim yang sudah didaftarkan
8.       Seluruh pemain harus dalam kondisi sadar ketika bertanding (tidak dibawah pengaruh minumna dan obat2 terlarang)
9.       Dilarang melakukan kekerasan dan mencela wasit dan pemain.
10. Pemain hendaknya telah bersiap di samping lapangan paling lambat 5 menit sebelum pertandingan dimulai. Pemanggilan pemain yang hendak bertanding hanya dilakukan selama 3 kali oleh panitia.
11.    Apabila telah tiba waktu pertandingan namun pemain/ tim yang bersangkutan tidak hadir, maka kehadirannya hanya akan ditunggu hingga 5 menit. Bila setelah waktu 5 menit pemain tidak hadir juga, maka pemain/ tim dianggap mengundurkan diri. Keputusan pengunduran diri karena ketidakhadiran peserta berada di tangan koordinator Gladi Jasmani berdasarkan informasi dari wasit utama yang akan memimpin pertandingan.
12.    Waktu pertadingan tidak dapat diundur atau dimajukan dengan alasan apapun (termasuk alasan menunggu pemain), kecuali perubahan waktu karena lama pertandingan sebelumnya yang melebihi/kurang dari perkiraan waktu yang telah ditentukan. Perubahan waktu ini diputuskan oleh panitia dan akan diberitahukan kepada pemain yang bersangkutan melalui ketua distrik.
13.    Setiap peserta diharapkan memantau jalannya kompetisi melalui bagan atau skema pertandingan yang akan dipasang oleh panitia pada hari pertandingan. Perubahan jadwal dan hal yang berhubungan dengan pertandingan akan diumumkan di bagan/skema pertandingan atau melalui seksi acara.
14. Apabila pemain atau tim mempunyai komplain terhadap jalannya kompetisi, komplain tersebut harus segera disampaikan ke koordinator pertandingan yang akan didiskusikan penyelesaiannya dengan tim kepanitiaan.
15.    Hal-hal yang belum ditentukan dalam peraturan ini akan ditentukan oleh panitia pada hari pelaksanaan pertandingan, dan diumumkan kepada pemain yang bersangkutan melalui ketua distrik atau melalui seksi acara

Ketentuan Cabang Olahraga Bulutangkis

A.      Sistem Pertandingan
1.       Pertandingan menggunakan sistem gugur.
2.       Setiap distrik mengirimkan 1 regu yang terdiri dari 1 ganda putra, 1 ganda putri, dan 1 ganda campuran.
3.       Partai ganda campuran dimainkan jika ganda sebelumnya saling mengalahkan/ kedudukan 1:1
4.       Skema pertandingan terbagi menjadi 2 pool.
5.       Peraturan pertandingan yang dipergunakan adalah mengacu pada peraturan pertandingan bulutangkis PBSI dengan sedikit dilakukan modifikasi oleh panitia mengingat keterbatasan waktu yang tersedia.
6.       Sebelum pertandingan dimulai, pemain diberi kesempatan untuk mencoba lapangan dan shuttlecock selama 1 menit. Dilakukan juga undian yang dipimpin oleh wasit untuk menentukan lapangan dan pemain yang pertama melakukan servis.
7.       Pemain bertukar tempat tiap pergantian game. Permulaan servis tiap game pada babak penyisihan dan semifinal dilakukan oleh pemain yang lebih dahulu mencapai poin yang sudah ditentukan penitia (penyisihan: poin 11; semifinal: poin 13), sedangkan untuk permulaan servis tiap game pada babak final dilakukan oleh pemain yang memenangkan game sebelumnya.
8.       Diberikan waktu istirahat 5 menit bagi pemain setiap menyelesaikan tiap game pertandingan.
9.       Pemain yang mengalami cedera pada saat pertandingan tidak dapat digantikan oleh pemain lainnya. Apabila pemain tersebut dianggap tidak dapat melanjutkan pertandingan, maka tim tersebut dinyatakan mengundurkan diri dari kompetisi.

B.       Perwasitan
1.       Setiap pertandingan dipimpin oleh 1 orang wasit utama dibantu oleh 2 hakim garis.
2.       Wasit utama bertugas memimpin pertandingan, menghitung angka yang diperoleh masing-masing peserta dan melaporkan hasil pertandingan ke panitia.
3.       Hakim garis bertugas membantu wasit utama dalam menyatakan apakah shuttlecock masuk atau keluar lapangan pertandingan
4.       Perselisihan yang terjadi di saat pertandingan berlangsung akan diputuskan penyelesaiannya oleh wasit utama.
5.       Wasit utama dapat membatalkan secara objektif keputisan hakim garis.
6.       Keputusan wasit utama adalah mutlak dan tidak dapat diubah.

C.       Perhitungan Angka
1.       Babak penyisihan:
Pemenang adalah pasangan yang lebih dahulu mencapai poin 21. Perpindahan lapangan dilakukan ketika salah satu pasangan mencapai poin 11. Perhitungan dilanjutkan dengan servis pertama dilakukan oleh pasangan yang mendapatkan poin 11 terlebih dahulu.
2.       Babak semifinal:
Pemenang adalah pasangan yang lebih dahulu mencapai poin 25. Perpindahan lapangan dilakukan ketika mencapai poin 13. Perhitungan dilanjutkan dengan servis pertama dilakukan oleh pasangan yang mencdapatkan poin 13 terlebih dahulu.
3.       Babak final:
Tim pemenang adalah pasangan yang berhasil merebut 2 set pertandingan. Poin untuk masing-masing set adalah 21 poin. Apabila terjadi “deuce” maka pemenang tiap game akan diberikan kepada pasangan yang mendapatkan poin 25 terlebih dahulu.

D.      Ketentuan Service
1.       Jika pemegang servis memiliki angka genap, pemain pelaku servis melakukan servis dari lapangan servis kanan menyilang ke arah pemain penerima servis.
2.       Jika pemegang servis memiliki angka ganjil, pemain pelaku servis melakukan servis dari lapangan servis kiri menyilang ke arah pemain penerima servis.


E.       Shuttlecock
1.       Jenis dan merk shuttlecock yang dipergunakan dalam pertandingan ditentukan oleh panitia.
2.       Setiap pertandingan diberikan kesempatan menggunakan shuttlecock maksimum 2 buah.
3.       Pergantian shuttlecock dapat diusulkan oleh pemain dengan persetujuan lawan tanding dan wasit utama.
4.       Apabila shuttlecock yang tersedia dianggap kurang, wasit utama dapat dapat meminta tambahan shuttlecock kepada panitia.


Ketentuan Cabang Olahraga Futsal

A.      Sistem Pertandingan
1.       Tiap distrik mengirimkan 1 tim yang terdiri dari 5 pemain utama dan 5 pemain cadangan.
2.       Pertandingan menggunakan sistem gugur.
3.       Skema pertandingan terbagi menjadi 2 pool.
4.       Sebelum pertandingan dimulai, pemain diberi kesempatan untuk mencoba lapangan dan pemanasan selama 2 menit.
5.       Undian dipimpin oleh wasit untuk menentukan tim yang pertama membawa bola
6.       Pemain bertukar lapangan tiap pergantian game/ Babak
7.       Diberikan waktu istirahat 5 menit bagi pemain setiap menyelesaikan tiap game pertandingan.
8.       Sistem pertandingan mengunakan gaya bebas
9.       Pergantian pemain dilakukan pada saat Bola out dengan sebelumnya memberikan surat rekomendasi dari pelatih masing-masing kepada asisten wasit

B.      Perwasitan
1.       Setiap pertandingan dipimpin oleh 1 orang wasit utama dibantu oleh 2 hakim garis.
2.       Wasit utama bertugas memimpin pertandingan, menghitung angka yang diperoleh tiap dan melaporkan hasil pertandingan ke panitia.
3.       Hakim garis bertugas membantu wasit utama dalam pertandingan
4.       Perselisihan yang terjadi di saat pertandingan berlangsung akan diputuskan penyelesaiannya oleh wasit utama.
5.       Wasit utama dapat membatalkan secara objektif keputisan hakim garis.
6.       Keputusan wasit utama adalah mutlak dan tidak dapat diubah.


C.      Waktu Pertandingan
1.       Babak Penyisihan
Waktu main           : 2x10 menit
Istirahat  : 5 menit
2.       Babak Semi final
Waktu main           : 2x15 menit
Istirahat  : 5 menit
3.       Babak Final
Waktu main           : 2x20 menit
Istirahat  : 10 menit
Jika saat waktu pertandingan selesai dan skor seri, langsung diadakan adu tendangan pinalti sebanyak 3 kali.
D.      Pengunaan Kartu
 Kartu kuning :
  Jika mengejek lawan main & wasit
  Menarik baju lawan
  Melakukan tekel dari arang depan atau samping kiri, kanan lawan
  Melakukan dorongan dari belakang
Kartu Merah
  Melakukan tekel dari belakang
  Melakukan kekerasan fisik yang disegaja
  Meludahi lwan atau wasit
(pemain yang mendapatkan kartu merah akan dikeluarkan dari pertandingan)

Ketentuan Cabang Olahraga Bola Voli

A.      Sistem Pertandingan
1.       Tiap distrik mengirimkan 1 tim yang terdiri dari 6 pemain utama dan 6 pemain cadangan.
2.       Pertandingan menggunakan sistem gugur.
3.       Sebelum pertandingan dimulai, pemain diberi kesempatan untuk mencoba lapangan dan pemanasan selama 2 menit. Dilakukan juga undian yang dipimpin oleh wasit untuk menentukan pemain yang pertama melakukan servis  pertama.
4.       Pemain bertukar tempat tiap pergantian game. Permulaan servis tiap game pada babak penyisihan dan semifinal dilakukan oleh pemain yang lebih dahulu mencapai poin yang sudah ditentukan penitia (penyisihan: poin 10; semifinal: poin 12), sedangkan untuk pergantian lapangan di Final dilakukan jika telah selesaikan satu set pertandingan atau 25 poin..
5.       Diberikan waktu istirahat 5 menit bagi pemain setiap menyelesaikan tiap game pertandingan.
6.       Skema pertandingan terbagi menjadi 2 pool.

B.      Peraturan umum
1.       Tidak Menangkap atau menjatuhkan bola.
2.       Double Hit: Dua kontak dengan bola yang dibuat oleh pemain yang sama.
3.       Empat kali kontak berturut-turut dengan bola yang dibuat oleh tim yang sama.
4.       Pemain menyentuh net atau melewati garis batas tengah lapangan lawan.
5.       Tidak boleh melempar ataupun menangkap bola. Bola volley harus di pantulkan tanpa mengenai dasar lapangan.
6.       Bola yang dipantulkan keluar dari lapangan belum dihitung sebagai out sebelum menyentuh permukaan lapangan.
7.       Pada sat servis bola yang melewati lapangan dihitung sebagai poin bagi lawan, begitu juga sebaliknya penerima servis lawan yang membuat bola keluar dihitung sebagai poin bagi lawan.
8.       Seluruh pemain harus berada di dalam lapangan pada saat serve dilakukan.
9.       Setiap team diwajibkan bertukar sisi lapangan pada saat setiap babak berakir.
10.   Dilarang melakukan perkelahiaan selama pertandingan.
11.   SELURUH BAGIAN TUBUH BISA DIGUNAKAN SESUAI KETENTUAN INTERNASIONAL.
12.   Pada saat pergantian lapangan babak pinyisihan dan semifinal, formasi pemain tetap tidak berubah.

C.      Perwasitan
1.       Setiap pertandingan dipimpin oleh 1 orang wasit utama dibantu oleh 2 hakim garis.
2.       Wasit utama bertugas memimpin pertandingan, menghitung angka yang diperoleh tiap tim dan melaporkan hasil pertandingan ke panitia.
3.       Hakim garis bertugas membantu wasit utama dalam pertandingan
4.       Perselisihan yang terjadi di saat pertandingan berlangsung akan diputuskan penyelesaiannya oleh wasit utama.
5.       Wasit utama dapat membatalkan secara objektif keputusan hakim garis.
6.       Keputusan wasit utama adalah mutlak dan tidak dapat diubah.


E.       Perhitungan Angka
1.       Babak Penyisihan
·         Pemenang adalah yang lebih dahulu mencapai poin 21.
·         Ketika salah satu tim mencapai poin 10, terjadi pindah lapangan dan penghitungan dilanjutkan.
·         Istirahat 5 menit pada saat perpiindahan lapangan.
2.       Babak Semifinal
·         Pemenang adalah yang lebih dahulu mencapai poin 25.
·         Ketika salah satu tim mencapai poin 12, terjadi pindah lapangan dan penghitungan dilanjutkan.
·         Istirahat 5 menit pada saat perpiindahan lapangan.
3.       Babak Final
·         Tim pemenang adalah yang berhasil merebut  2 set pertandingan.
·         Tiap set 25 poin.  
·         Tiap set  terjadi perpindahan lapangan dan istrahat 5 menit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar