Jumat, 27 Februari 2015

Outbound Temu Akbar Kaum Muda KAPAL 2004 _ 8/9


Outbound

Hm….. dasar manusia…. Acara hari ketiga apa, Nas?
Secara prinsip sama dengan hari kedua, hanya subyeknya diganti. Pagi misa harian, sarapan lalu peserta di camp A outbound sedangkan yang di camp B mendengarkan ceramah materi dan kunjungan stand. Sore olah raga, malam pentas bakat dan latihan kepemimpinan, lalu ditutup dengan ibadat taize.
Materi ceramah dan outbound pasti sama, khan?
Outboundnya yang berbeda Lai. Pikir kami, kalau outbound camp A disamakan dengan camp B, tentu tidak seru. Permainan sudah bocor dan tidak mengejutkan peserta. Maka skenario outbound kami buat beda.
Lho… emangnya outbound itu urusan kejut-mengejutkan, kok perlu beda.
Ada lah unsur kejutan atau rahasia menjadi bagiannya, supaya seru. Namun ternyata outbound camp B tidak sesukses outbound camp A.
Apa yang terjadi Nas? Ada kecelakaaan fatal?
Bukan kecelakaan fisik, namun kecelakaan aplikasi konsep. Nanti kisah selengkapnya ceritakan kalau kita membahas outbound. Seperti pernah kusampaikan padamu Lai, outbound menjadi salah satu metode kerasulan Komkep KAPal.
Oke deh, namun secara prinsip apa yang terjadi dengan outbound itu? Jangan buat aku penasaran dong, Nas!
Begini, outbound itu sebenarnya sudah dirancang dangat matang melalui survei dan dituangkan di atas kertas kerja secara sangat rapi dan detail. Namun tidak semua instruktur atau fasilitator mengerti benar apa yang mesti dilakukan, maklum sebagian besar hanya mendapat penjelasan H-1, sementara mereka juga menjadi bagian seksi lainnya di TAKM, mungkin kurang fokus ke outbound.
Atau menganggap sudah paham…?
Saya curiga begitu juga. Namun yang saya sadari setelahnya adalah kami terlalu berandai-andai fasilitator dan peserta menangkap apa yang dimaksud oleh kami sesuai dengan konsep yang sudah ditulis. Ekspetasi kami terlalu tinggi, walau konsepnya sebetulnya sederhana, namun ketika sekitar 300-an peserta sudah ke lokasi, yang terjadi, tanpa koordinasi yang kuat, rencana bisa meleset.
Gini deh, Nas, intinya outbound itu seberapa persen tingkat keberhasilannya?
Sekitar 70%, Lai.
Yang hari pertama atau camp B berapa persen? tampaknya tidak ada keluhan dari ceritamu.
Outbound hari pertama berhasil sekitar 80%, melesetnya di waktu. Ketika kami perkirakan semua selesai namun masih ada kelompok yang belum selesai, terpaksa deh di potong. Namun secara permainan sudah sesuai rencana.
Baiklah Nas tentang outbound kita tinggalkan walau kamu masih hutang cerita.
Eit, aku nggak mau hutang. Baiklah kutunjukkan beberapa foto kegiatannya yach.
Nah, gitu dong, sip.




Gerobak Buta

Melintas sungai menggunakan tali tambang


Menara manusia

Pos 3, spider web

Main rakit batang pisang

Bom Nuklir

Trust Fall

Segi Ajaib

Lumpur panas
 
Manequin pada outbound hari kedua


Malam hari setelah pentas bakat ada ibadat taize, gimana lancar?
Lancar, hanya tampaknya peserta sudah sangat kelelahan, sehingga banyak juga yang lancar ketiduran.
Hmmm. Dasar manusia…
He he he…. Itu jadi bahan evaluasi kami, Lai…. Kita terus ke hari terakhir, yah.
Boleh…

---------- b e r s a m b u n g   ke bagian akhir TAKM 2004-------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar